Kesehatan Jantung Adalah Harta Yang Tak Ternilai

Estetika dan Kecantikan Gigi S.A.S
Perbaikan dan Restorasi Gigi
Ig @ahligigijember

Kiat Sehat - Surabaya

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian utama di dunia, tercatat 15 juta orang meninggal akibat penyakit ini atau sama dengan 30% dari total kematian diseluruh dunia (world Health Report 1997, WHO). Lebih dari 15 juta orang di dunia meninggal karena penyakit sirkulasi pembuluh darah, yakni 7,2 juta karena penyakit jantung koroner, 4,6 juta orang karena stroke, 500 rubu karena demam rematik dan penyakit jantung rematik dan 3 juta karena penyakit jantung lainnya.

Penyakit kardiovaskuler pada tahun 1986 merupakan penyebab kematian nomer tiga di Indonesia dan pada tahun1992 meningkat menjadi penyebab kematian nomer satu terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan lainnya (survey kesehatan Rumah tangga Departemen Kesehatan RI).

Kematian akibat penyakit kardiovaskuler, khususnya jantung koroner sering kali merenggut tenaga-tenaga yang masih produktif. Bahkan tidak jarang merupakan putra-putri terbaik yang sedang menapaki puncak karirnya. Hal ini tentu merupakan kerugian yang tidak kecil bagi keluarga dan masyarakat.

Penyakit jantung koroner merupakan kelainan pada satu atau lebih pembuluh darah arteri koroner dimana terdapat penebalan dari dinding dalam pembuluh darah disertai adanya plak yang akan mempersempit arteri koroner tersebut dan akhirnya akan menggangu aliran darah ke otot jantung. bila tak terdeteksi akan terjadi kerusakan otot jantung yang akibatnya dapat mengganggu fungusi jantung.

Penyakit jantung membutuhkan penanganan yang cepat ketika serangan jantung mendadak. Kecepatan dan ketepatan dalam pertolongan pertama menentukan keberhasilan pengobatan untuk menghindari kematian mendadak. Untuk pertolongan saerangan jantungan maka dengan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

Penderita banyak didominasi oleh laki-laki daripada perempuan kareana laki-laki mempunyai resiko lebih besar terkenan gangguan jantung pada umur diatas 40 tahun. Sedangkan pada perempuan, resiko terkena penyakit jantung lebih besar ketika memasuki masa menopause, sekitar umur 50 tahun. Penyebabnya memang belum pasti, namun salah satu penyebeb utama adalah hormon estrogen yang tidak ada lagi setelah menopause.

Beberapa faktor resiko terpenting penyakit jantung koroner adalah tekanan darah tinggi (Hipertensi), Diabetes Mellitus, Kadar kolestrol yang tinggi dalam darah, Obesitas, Merokok, Kurangnya aktiitas fisik, Stress, serta Riwayat keturunan penyakit jantung dalam keluarga. Untuk mencegah serangan jantung yang paling baik adalah dengan mengontrol faktor resiko serta deteksi gejala atau tanda-tanda penyakit jantung koroner secara dini.|Lib

Sumber


TAGS: kiat sehat dan bugar, info kiat sehat, kiat sehat tanpa obat, kiat kiat hidup sehat, info kesehatan , informasi kesehatan, sehat, bugar, kesehatan [...]


Foto Tentang Kecantikan Gigi Versi Tukang Gigi S.A.S
Koleksi Foto Hasil Perbaikan Gigi
Ig@ahligigijember
ahligigijember.blogspot.com



2 komentar:

  1. wah abis baca jadi benar2 harus jaga kesehatan jantung,

    BalasHapus
  2. Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
    :)

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan comment, kritik dan saranya sepatah dua kata jika anda tertarik dan mungkin atikel ini bermanfaat bagi anda, karna komentar dan saran anda adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi blog ini..

From : Admin - Berbagipintar.blogspot.com